Pembagian Bandwidth dengan pelanggan yang berbeda
MikroTikls [dengan trade name MikroTik®] didirikan tahun 1995 bertujuan mengembangkan sistem ISP dengan wireless. MikroTikls saat ini telah mendukung sistem ISP dengan wireless untuk jalur data internet di banyak negara, antara lain Iraq, Kosovo, Sri Lanka, Ghana dan banyak negara lainnya.
Bandwidth merupakan barang yang mahal. Untuk saat ini kisaran 64 kps dihargai sekitar 1 jt perbulan. Permasalahnnya bandwith 64 kbits itu b
an nilai yang besar. Rata-rata yang didapat pelanggan adalah 64 1:2. Artinya 1 jalur 64 kbits digunakan untuk 2 pelanggan sekaligus.
Setiap ISP yang berkembang pasti memiliki pelanggan yang berbeda-beda tipe dan biasanya dapat dikategorikan dengan berapa besar uang yang harus dibayar ke ISP tiap bulannya. Dalam contoh percobaan berikut ini kita di kategorikan pelanggan corporate( bandwidth 128 Kbps) yang mana berarti pelanggan corporate akan mendapat Bandwidth maksimal sebesar 128 Kbps dalam kondisi apapun dan untuk perusahaan (Bandwidth 256 Kbps dengan 4 user) ini sama saja seperti pelanggan corporate yang sama-sama mendapat bandwidth maksimal 128 Kbps tetapi pada perusahaan ini memiliki 3 user yang mana artinya apabila 1 dari ketiga user aktif maka bandwidth maksimal yang didapat 128 Kbps dan apabila semua user aktif maka Bandwidth nya dibagi sebanyak user nya ( 256 Kbps dibagi 3 user).
Konfigurasi Jaringan :
Public --- (10.0.0.1/24) MT (192.168.1.1/24)--- Local
Skenarionya seperti ini :
Client 192.168.1.10 --- Bandwidth 512kbps 1:1 (corporate)
(512k up / 512k down)
Client 192.168.1.20, 21, 22, 23 --- Bandwidth 384kbps 1:4 (personal)
(64k up / 384k down)
Pertama-tama membuat mangle di winbox yaitu:
1. Untuk trafik upload corporate
/ip firewall mangle add chain=prerouting src-address=192.168.1.10 in-interface=Local action=mark-packet new-packet-mark=corporate-up passthrough=no
2. Untuk trafik download corporate
/ip firewall mangle add chain=forward src-address=192.168.1.10 action=mark-connection new-connection-mark=corporate-conn passthrough=yes
/ip firewall mangle add chain=forward connection-mark=corporate-conn in-interface=Public action=mark-packet new-packet-mark=corporate-down passthrough=no
3. Untuk trafik upload personal
/ip firewall mangle add chain=prerouting src-address=192.168.1.20 in-interface=Local action=mark-packet new-packet-mark=personal-up passthrough=no
/ip firewall mangle add chain=prerouting src-address=192.168.1.21 in-interface=Local action=mark-packet new-packet-mark=personal-up passthrough=no
/ip firewall mangle add chain=prerouting src-address=192.168.1.22 in-interface=Local action=mark-packet new-packet-mark=personal-up passthrough=no
/ip firewall mangle add chain=prerouting src-address=192.168.1.23 in-interface=Local action=mark-packet new-packet-mark=personal-up passthrough=no
4. Untuk trafik download personal
/ip firewall mangle add chain=forward src-address=192.168.1.20 action=mark-connection new-connection-mark=personal-conn passthrough=yes
/ip firewall mangle add chain=forward src-address=192.168.1.21 action=mark-connection new-connection-mark=personal-conn passthrough=yes
/ip firewall mangle add chain=forward src-address=192.168.1.22 action=mark-connection new-connection-mark=personal-conn passthrough=yes
/ip firewall mangle add chain=forward src-address=192.168.1.23 action=mark-connection new-connection-mark=personal-conn passthrough=yes
/ip firewall mangle add chain=forward connection-mark=personal-conn in-interface=Public action=mark-packet new-packet-mark=personal-down passthrough=no
diperhatikan untuk mark-packet maka passthrough=no sedangkan untuk mark-connection passthrough=yes
setelah proses diatas selesai kemudian akan tampil sebuah tampilan seperti dibawah ini:

Setelah selesai di mangle kemudian lanjut ke pembuatan queue tree :
/queue tree add name=down parent=Local queue=default
/queue tree add name=up parent=global-in queue=default
untuk download di gunakan in-interface, dalam hal ini Local, sedangkan untuk upload kita menggunakan global-in
selanjutnya menambahkan type baru di queue :
yang harus kita tambahkan sesuai skenario diatas adalah PCQ untuk paket corporate 512kbps (1:1) dan paket personal 384kbps (1:4).
Untuk paket corporate kita langsung menetapkan angka 512kbps, sedangkan untuk personal kita tidak dapat menetapkan angka disini karena bandiwdth yang akan diterima oleh paket personal tergantung seberapa banyak user yang online.
a. jika hanya 1 orang online akan mendapatkan bandwidth penuh 256 kbps.
b. jika 2 orang online maka masing-masing akan mendapatkan 128 kbps.
c. jika 3 orang online maka masing-masing akan mendapatkan 85,4 kbps.
d. jika 4 orang online maka masing-masing akan mendapatkan 64 kbps.
Perintah dibawah ini untuk membuat type queue dengan nama 256-down dengan jenis pcq dan memiliki rate download sebesar 256 kbps
/queue type add name=256-down kind=pcq pcq-rate=256k pcq-classifier=dst-address pcq-total-limit=2000
Tampilannya seperti gambar dibawah ini.

/queue type add name=256-up kind=pcq rate=256k pcq-classifier=src-address pcq-total-limit=2000
Tampilan ya seperti gambar dibawah ini:

/queue type add name=auto-down kind=pcq pcq-rate=0 pcq-classifier=dst-address pcq-total-limit=2000
Tampilan pada gambar dibawah ini:

/queue type add name=auto-up kind=pcq rate=0 pcq-classifier=src-address pcq-total-limit=2000
Tampilan pada gambar dibawah ini:

kita menggunakan 0 pada paket personal karena Mikrotik akan menghitung berapa besar bandwidth yang tersedia pada saat client melakukan koneksi.
Setelah itu kita kembali ke queue tree dan menambahkan Paket corporate:
/queue tree add name=corp-down packet-mark=corporate-down parent=down queue=256-down
yang mana Perintah di atas digunakan untuk membuat paket download queue tree corporate dengan kapasitas rate 256kbps.
Tampilan pada gambar dibawah ini:

/queue tree add name=corp-up parent=up packet-mark=corporate-up queue=256-up
yang mana Perintah di atas digunakan untuk membuat paket upload queue tree corporate dengan kapasitas rate 256kbps.
Tampilan pada gambar dibawah ini:

Paket personal
/queue tree add name=per-down packet-mark=personal-down parent=down queue=auto-down max-limit= 256kbps
yang mana Perintah di atas digunakan untuk membuat paket download queue tree personal dengan kapasitas rate maksimum 256 kbps.
Tampilannya seperti gambar dibawah ini:

/queue tree add name=per-up parent=up packet-mark=personal-up queue=auto-up max-limit=64k
yang mana Perintah di atas digunakan untuk membuat paket upload queue tree personal dengan kapasitas rate maksimum 64kbps.
Tampilan pada gambar dibawah ini:

Pengetesan trafik
1. Melihat semua trafik
Dari pengetasan semua trafik seperti di bawah, terlihat bahwa ada 3 PC yang sedang mengakses internet yaitu PC dengan ip 192.168.1.3, 192.168.1.2, 192.168.1.10
Trafik yang terlihat adalah trafik real time jadi setiap waktu akan berubah tergantung dari host/user yang menggunakan akses internet.

2. Melihat trafik PC tertentu
Trafik di bawah merupakan trafik corporate yaitu PC dengan ip 192.168.1.2 melalui pemantauan trafik ini kita dapat mengetahui kemana saja host corporate mengakses internet.

Dan terakhir tampilan queue list Corporate dan personal
MikroTikls [dengan trade name MikroTik®] didirikan tahun 1995 bertujuan mengembangkan sistem ISP dengan wireless. MikroTikls saat ini telah mendukung sistem ISP dengan wireless untuk jalur data internet di banyak negara, antara lain Iraq, Kosovo, Sri Lanka, Ghana dan banyak negara lainnya.
Bandwidth merupakan barang yang mahal. Untuk saat ini kisaran 64 kps dihargai sekitar 1 jt perbulan. Permasalahnnya bandwith 64 kbits itu b
an nilai yang besar. Rata-rata yang didapat pelanggan adalah 64 1:2. Artinya 1 jalur 64 kbits digunakan untuk 2 pelanggan sekaligus.
Setiap ISP yang berkembang pasti memiliki pelanggan yang berbeda-beda tipe dan biasanya dapat dikategorikan dengan berapa besar uang yang harus dibayar ke ISP tiap bulannya. Dalam contoh percobaan berikut ini kita di kategorikan pelanggan corporate( bandwidth 128 Kbps) yang mana berarti pelanggan corporate akan mendapat Bandwidth maksimal sebesar 128 Kbps dalam kondisi apapun dan untuk perusahaan (Bandwidth 256 Kbps dengan 4 user) ini sama saja seperti pelanggan corporate yang sama-sama mendapat bandwidth maksimal 128 Kbps tetapi pada perusahaan ini memiliki 3 user yang mana artinya apabila 1 dari ketiga user aktif maka bandwidth maksimal yang didapat 128 Kbps dan apabila semua user aktif maka Bandwidth nya dibagi sebanyak user nya ( 256 Kbps dibagi 3 user).
Konfigurasi Jaringan :
Public --- (10.0.0.1/24) MT (192.168.1.1/24)--- Local
Skenarionya seperti ini :
Client 192.168.1.10 --- Bandwidth 512kbps 1:1 (corporate)
(512k up / 512k down)
Client 192.168.1.20, 21, 22, 23 --- Bandwidth 384kbps 1:4 (personal)
(64k up / 384k down)
Pertama-tama membuat mangle di winbox yaitu:
1. Untuk trafik upload corporate
/ip firewall mangle add chain=prerouting src-address=192.168.1.10 in-interface=Local action=mark-packet new-packet-mark=corporate-up passthrough=no
2. Untuk trafik download corporate
/ip firewall mangle add chain=forward src-address=192.168.1.10 action=mark-connection new-connection-mark=corporate-conn passthrough=yes
/ip firewall mangle add chain=forward connection-mark=corporate-conn in-interface=Public action=mark-packet new-packet-mark=corporate-down passthrough=no
3. Untuk trafik upload personal
/ip firewall mangle add chain=prerouting src-address=192.168.1.20 in-interface=Local action=mark-packet new-packet-mark=personal-up passthrough=no
/ip firewall mangle add chain=prerouting src-address=192.168.1.21 in-interface=Local action=mark-packet new-packet-mark=personal-up passthrough=no
/ip firewall mangle add chain=prerouting src-address=192.168.1.22 in-interface=Local action=mark-packet new-packet-mark=personal-up passthrough=no
/ip firewall mangle add chain=prerouting src-address=192.168.1.23 in-interface=Local action=mark-packet new-packet-mark=personal-up passthrough=no
4. Untuk trafik download personal
/ip firewall mangle add chain=forward src-address=192.168.1.20 action=mark-connection new-connection-mark=personal-conn passthrough=yes
/ip firewall mangle add chain=forward src-address=192.168.1.21 action=mark-connection new-connection-mark=personal-conn passthrough=yes
/ip firewall mangle add chain=forward src-address=192.168.1.22 action=mark-connection new-connection-mark=personal-conn passthrough=yes
/ip firewall mangle add chain=forward src-address=192.168.1.23 action=mark-connection new-connection-mark=personal-conn passthrough=yes
/ip firewall mangle add chain=forward connection-mark=personal-conn in-interface=Public action=mark-packet new-packet-mark=personal-down passthrough=no
diperhatikan untuk mark-packet maka passthrough=no sedangkan untuk mark-connection passthrough=yes
setelah proses diatas selesai kemudian akan tampil sebuah tampilan seperti dibawah ini:

Setelah selesai di mangle kemudian lanjut ke pembuatan queue tree :
/queue tree add name=down parent=Local queue=default
/queue tree add name=up parent=global-in queue=default
untuk download di gunakan in-interface, dalam hal ini Local, sedangkan untuk upload kita menggunakan global-in
selanjutnya menambahkan type baru di queue :
yang harus kita tambahkan sesuai skenario diatas adalah PCQ untuk paket corporate 512kbps (1:1) dan paket personal 384kbps (1:4).
Untuk paket corporate kita langsung menetapkan angka 512kbps, sedangkan untuk personal kita tidak dapat menetapkan angka disini karena bandiwdth yang akan diterima oleh paket personal tergantung seberapa banyak user yang online.
a. jika hanya 1 orang online akan mendapatkan bandwidth penuh 256 kbps.
b. jika 2 orang online maka masing-masing akan mendapatkan 128 kbps.
c. jika 3 orang online maka masing-masing akan mendapatkan 85,4 kbps.
d. jika 4 orang online maka masing-masing akan mendapatkan 64 kbps.
Perintah dibawah ini untuk membuat type queue dengan nama 256-down dengan jenis pcq dan memiliki rate download sebesar 256 kbps
/queue type add name=256-down kind=pcq pcq-rate=256k pcq-classifier=dst-address pcq-total-limit=2000
Tampilannya seperti gambar dibawah ini.

/queue type add name=256-up kind=pcq rate=256k pcq-classifier=src-address pcq-total-limit=2000
Tampilan ya seperti gambar dibawah ini:

/queue type add name=auto-down kind=pcq pcq-rate=0 pcq-classifier=dst-address pcq-total-limit=2000
Tampilan pada gambar dibawah ini:

/queue type add name=auto-up kind=pcq rate=0 pcq-classifier=src-address pcq-total-limit=2000
Tampilan pada gambar dibawah ini:

kita menggunakan 0 pada paket personal karena Mikrotik akan menghitung berapa besar bandwidth yang tersedia pada saat client melakukan koneksi.
Setelah itu kita kembali ke queue tree dan menambahkan Paket corporate:
/queue tree add name=corp-down packet-mark=corporate-down parent=down queue=256-down
yang mana Perintah di atas digunakan untuk membuat paket download queue tree corporate dengan kapasitas rate 256kbps.
Tampilan pada gambar dibawah ini:

/queue tree add name=corp-up parent=up packet-mark=corporate-up queue=256-up
yang mana Perintah di atas digunakan untuk membuat paket upload queue tree corporate dengan kapasitas rate 256kbps.
Tampilan pada gambar dibawah ini:

Paket personal
/queue tree add name=per-down packet-mark=personal-down parent=down queue=auto-down max-limit= 256kbps
yang mana Perintah di atas digunakan untuk membuat paket download queue tree personal dengan kapasitas rate maksimum 256 kbps.
Tampilannya seperti gambar dibawah ini:

/queue tree add name=per-up parent=up packet-mark=personal-up queue=auto-up max-limit=64k
yang mana Perintah di atas digunakan untuk membuat paket upload queue tree personal dengan kapasitas rate maksimum 64kbps.
Tampilan pada gambar dibawah ini:

Pengetesan trafik
1. Melihat semua trafik
Dari pengetasan semua trafik seperti di bawah, terlihat bahwa ada 3 PC yang sedang mengakses internet yaitu PC dengan ip 192.168.1.3, 192.168.1.2, 192.168.1.10
Trafik yang terlihat adalah trafik real time jadi setiap waktu akan berubah tergantung dari host/user yang menggunakan akses internet.

2. Melihat trafik PC tertentu
Trafik di bawah merupakan trafik corporate yaitu PC dengan ip 192.168.1.2 melalui pemantauan trafik ini kita dapat mengetahui kemana saja host corporate mengakses internet.

Dan terakhir tampilan queue list Corporate dan personal





















.jpg)